Fashion selalu bergerak cepat, tetapi ada beberapa tren yang berhasil bertahan lebih lama karena terasa dekat dengan kebutuhan anak muda. Salah satunya adalah oversize style. Dalam beberapa tahun terakhir, gaya berpakaian longgar ini semakin mendominasi tren fashion remaja Indonesia, mulai dari outfit harian, nongkrong di kafe, hingga konten media sosial.
Oversize style bukan sekadar soal pakaian kebesaran. Lebih dari itu, gaya ini merepresentasikan kenyamanan, kebebasan berekspresi, dan identitas generasi muda yang tidak ingin terikat aturan fashion lama. Tidak heran jika kaus oversized, hoodie longgar, celana baggy, hingga outer berpotongan lebar semakin mudah ditemukan di pusat perbelanjaan maupun toko lokal online.
Menariknya, tren ini berkembang bukan hanya karena pengaruh budaya luar, tetapi juga karena perubahan gaya hidup remaja Indonesia yang semakin aktif dan fleksibel.
Kenapa Oversize Style Cepat Populer di Indonesia?

Fenomena oversize style sebenarnya tidak datang secara tiba-tiba. Tren ini tumbuh perlahan seiring berkembangnya budaya streetwear dan media sosial. Anak muda mulai melihat fashion bukan lagi sekadar penampilan formal, melainkan bagian dari personal branding commongods
Selain itu, oversize style menawarkan sesuatu yang sederhana tetapi penting: rasa nyaman.
Banyak remaja kini lebih memilih outfit yang tidak membatasi gerak. Mereka ingin tetap terlihat stylish tanpa harus memakai pakaian ketat atau terlalu formal. Dalam konteks ini, pakaian oversized menjadi solusi yang terasa relevan.
Seorang mahasiswa fiktif bernama Dimas, misalnya, mengaku awalnya hanya mencoba kaus oversized karena ikut tren teman kampus. Namun setelah beberapa minggu, ia justru merasa lebih percaya diri saat mengenakannya.
“Rasanya lebih santai, tapi tetap keren buat dipakai nongkrong atau bikin konten,” begitu kira-kira pandangannya.
Cerita seperti ini cukup umum ditemukan di kalangan Gen Z. Mereka cenderung memilih gaya berpakaian yang praktis namun tetap punya karakter kuat.
Selain faktor kenyamanan, ada beberapa alasan lain yang membuat oversize style begitu diminati:
- Cocok dipadukan dengan banyak item fashion
- Memberi kesan effortless tetapi tetap trendi
- Unisex dan fleksibel untuk berbagai gender
- Mudah digunakan dalam aktivitas harian
- Cocok dengan iklim santai di kota-kota Indonesia
Karena alasan tersebut, oversize style tidak hanya menjadi tren sesaat, melainkan mulai membentuk identitas fashion anak muda urban.
Pengaruh Media Sosial dan Budaya Pop
Tidak bisa dimungkiri, media sosial punya peran besar dalam mempopulerkan oversize style di Indonesia. Platform video pendek dan foto visual membuat tren fashion menyebar sangat cepat.
Remaja kini lebih mudah menemukan inspirasi outfit hanya lewat satu kali scroll. Mereka melihat influencer, idol musik, atlet, hingga kreator konten memakai pakaian oversized dengan berbagai kombinasi menarik.
Di sisi lain, budaya pop Korea, Jepang, dan streetwear Amerika ikut memperkuat tren ini. Banyak outfit idol K-pop menggunakan siluet longgar yang terlihat santai tetapi tetap fashionable. Akibatnya, gaya tersebut perlahan diadaptasi oleh remaja Indonesia.
Namun yang menarik, anak muda lokal tidak hanya meniru mentah-mentah. Mereka mulai memadukan oversize style dengan elemen khas Indonesia, seperti:
- Sneakers lokal
- Tote bag handmade
- Celana cargo warna earth tone
- Kemeja flanel tipis untuk cuaca tropis
- Aksesori sederhana seperti topi dan gelang kain
Perpaduan ini membuat oversize style terasa lebih personal dan tidak monoton.
Selain itu, banyak brand fashion lokal juga mulai membaca peluang tersebut. Mereka menghadirkan koleksi oversized dengan potongan yang disesuaikan postur tubuh orang Indonesia. Hal ini membuat tren oversize semakin mudah diterima pasar domestik.
Cara Memakai Oversize Style agar Tetap Proporsional
Meski terlihat simpel, oversize style tetap membutuhkan keseimbangan. Jika salah memadukan outfit, tampilan bisa terlihat terlalu besar atau kurang rapi.
Karena itu, penting memahami cara styling yang tepat.
Pilih Satu Item Dominan
Dalam oversize style, sebaiknya hanya satu bagian outfit yang dibuat dominan. Misalnya:
- Kaus oversized dipadukan dengan celana slim fit
- Hoodie longgar dengan bawahan straight pants
- Celana baggy dengan atasan fit sederhana
Teknik ini membantu menciptakan siluet yang tetap proporsional.
Perhatikan Panjang Pakaian
Banyak orang mengira semakin besar pakaian maka semakin keren hasilnya. Padahal, panjang outfit sangat menentukan.
Kaus oversized idealnya tidak melebihi pertengahan paha agar tubuh tidak “tenggelam”. Sementara hoodie longgar tetap perlu mengikuti garis bahu secara natural.
Gunakan Warna Netral
Untuk pemula, warna netral lebih mudah dipadukan. Hitam, putih, abu-abu, navy, dan cokelat muda menjadi pilihan aman yang tetap stylish.
Setelah terbiasa, barulah eksplorasi warna cerah atau motif eksperimental bisa dilakukan.
Fokus pada Sepatu
Dalam banyak look oversize style, sepatu justru menjadi penyeimbang utama. Sneakers chunky, skate shoes, atau sepatu kanvas sering dipilih karena mampu memperkuat kesan streetwear.
Detail kecil seperti ini sering membuat outfit terlihat lebih matang.
Oversize Style dan Perubahan Cara Anak Muda Melihat Fashion

Tren oversize style sebenarnya menunjukkan perubahan besar dalam dunia fashion remaja Indonesia. Anak muda kini tidak lagi terlalu terpaku pada standar berpakaian yang harus rapi, ketat, atau formal setiap saat.
Sebaliknya, mereka mulai menghargai kenyamanan dan kebebasan berekspresi.
Fenomena ini terlihat jelas di banyak ruang publik. Di kampus, coffee shop, konser musik, hingga transportasi umum, outfit oversized semakin sering ditemui. Bahkan beberapa kantor kreatif mulai menerima gaya berpakaian lebih santai selama tetap sopan.
Perubahan tersebut juga memperlihatkan bahwa fashion kini lebih inklusif. Oversize style dapat digunakan oleh berbagai bentuk tubuh tanpa harus mengikuti standar tertentu.
Hal inilah yang membuat banyak remaja merasa lebih percaya diri.
Selain itu, tren ini ikut mendorong pertumbuhan industri fashion lokal. Banyak brand independen mulai fokus memproduksi oversized tee, hoodie premium, hingga celana loose fit dengan desain khas anak muda Indonesia.
Bahkan beberapa di antaranya berhasil membangun komunitas loyal hanya dari satu model oversized shirt.
Artinya, oversize style bukan cuma tren visual. Gaya ini berkembang menjadi bagian dari budaya urban modern yang dekat dengan keseharian generasi muda.
Oversize Style Diprediksi Tetap Bertahan
Melihat perkembangannya saat ini, oversize style tampaknya masih akan bertahan cukup lama di dunia fashion remaja Indonesia. Alasannya sederhana: gaya ini mampu mengikuti perubahan tren tanpa kehilangan fungsi utamanya, yaitu nyaman dipakai.
Selain itu, oversize style juga mudah beradaptasi dengan berbagai konsep fashion lain. Ia bisa dipadukan dengan streetwear, minimalis, vintage, hingga sporty look.
Fleksibilitas inilah yang membuatnya terus relevan.
Di tengah tren fashion yang sering berubah cepat, anak muda cenderung memilih outfit yang tidak hanya keren untuk difoto, tetapi juga nyaman digunakan sehari-hari. Oversize style berhasil memenuhi dua kebutuhan tersebut sekaligus.
Pada akhirnya, tren fashion terbaik memang bukan hanya soal mengikuti arus, melainkan tentang bagaimana seseorang merasa nyaman dengan dirinya sendiri. Dan sejauh ini, oversize style berhasil menjadi ruang ekspresi yang terasa dekat dengan karakter remaja Indonesia masa kini.
Baca fakta seputar : lifestyle
Baca juga artikel menarik tentang : Blunt Bob, Tren Rambut Wanita yang Simpel tapi Berkarakter

